Powered By Blogger

Kamis, 05 Maret 2009

penggenjot becak sampai Makkah

pak tukang becak adalah orang yg tekun beribadah,rajin ikut taklim,jarang absen juga ke mezjid..saat mendengar bahwa orang islam harus sering bersedekah bpak tukang becak pun sedih..makan juga sering bolos..ko harus bersedekah.tp bpak tukang becak tidak berhenti begitu saja.dia harus bersedekah.sampai dia memutuskan untuk mengGRATISkan becaknya setiap jum'at. .orang g waras kata teman seprofesinya..masak becak gratis...sampe suatu saat bpa tukang becak diminta untuk nengantarkan ibu-ibu ke suatu tempat.hari itu hari jum'at.sesampainya di tujuan sebagai penumpang yg baik ibu itu memberikan sejumlah uang sebagai ongkos becak.tp bpa tukang becak menolaknya.."duitnya kurang pak..? tanya ibu itu.."g bu..tp saya memang mengratiskan becak saya setiap jum'at."lho knapa..? tanya ibu itu.orang kaya bersedekah dg hartanya,orang pandai sedekah dg ilmunya tp saya hanya bisa bersedekah dg tenaga saya karna saya tak berharta apa lg berilmu kata bpa becak sambil mengucapkan salam dan pergi dari tempat itu..ibu itu berjalan lemas memasuki rumah mewahnya dan menceritakan hal itu pada suaminya..suaminya pun terheran2..di zaman seperti ini masih ada dhuafa yg semangat bersedekah.padahal makanpun mereka susah..tiap jum'at lg bersedekahnya..banyak komlomerat malah masih sibuk menambah pundi-pundinya dengan korupsi.. suami ibu tadi pun tak percaya..beliau mencoba mencari tukang becak yg di ceritakan istrinya..ahirnya ketemu..setelah jum'atan mintalah bpak ini di antarkan pulang..jika cuma sekali bpa ini belum percaya jika sang tukang becak benar-benar tulus bersedekah. .bpa ini mencari sang tukang becak untuk mengantarkanya pulang selama beberapa kali setiap jum'at..tapi sang bpa becak tetap melayaninya dengan menyenangkan..bpa ini pun ahirnya percaya bahwa sang tukang becak benar-benar tulus dan bertekad untuk berinfak..bpa inipun bicara pada istrinya.."bu..kayaknya kita juga harus bersedekah...
iya pak ibu juga berfikir begitu.jawab istrinya..tapi sedekah apa pak sahutnya lg..
"taun ini kita berangkat haji y bu...jawab sang suami..
kemaren kan udah pak..jawab si istri..sekarang kita berangkat bersama bpak becak...iya pak mama setuju...
subhanallah...pernahkah sang tukang becak berfikir untuk berhaji...berhayalpun mereka mungkin tak berani...
ahirnya "sang tukang becak" berangkat haji di biayai oleh ketulusanya bersedekah....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar